Sabtu, 29 Oktober 2016

Pulau Penyu, Wisata Paling Baby Friendly di Tanjung Benoa Bali

Rafif-Ke Bali rasanya kurang lengkap jika tidak mampir ke pantai Tanjung Benoa. Disana ada berbagai macam pilihan wisata air atau olah raga air (watersport) yang kita pilih. Mulai dari Banana Boat, Paraseling, Scuba Diving, Jet Sky, dll. Bagi kita yang membawa bayi atau balita tak perlu kuatir, meskipun banyak watersport yang tidak bisa kita coba, tapi minimal ada satu wisata air yang bisa kita nikmati. Yap berkunjung ke Pulau Penyu, seperti pengalaman seru yang sempat dicoba oleh keluarga Rafif.

Setelah beberapa kali mampir ke Tanjung Benoa bari kali itu saya mencoba tour menuju pulau penyu, padahal biasanya ogah, karena bayangan saya ada apa sih di pulau penyu paling cuman liat penyu doang.

Tapi kali ini karna ingin mengenalkan penyu kepada kakak adik jadi bela-belain deh ya ke pulau penyu. Ternyata sebelum tiba di pulau penyu para penumpang perahu boat disuguhi pemandangan terumbu karang di tengah laut. Para penumpang diberi bungkusan kecil roti tawar untuk bisa dibagikan ke ikan yang ada di perairan laut tersebut.


Setelah puas melihat terumbu karang, maka penumpang perahu boat diajak menuju ke Pulau Penyu. Disana Para pengunjung sebelum masuk dipersilahkan untuk membayar tiket restribusi masuk untuk membantu pelestarian penyu di pulau tersebut.

video
Perjalanan Menuju Pulau Penyu

Setelah itu pengunjung diijinkan untuk berfoto bersama penyu. Puas berfoto bersama penyu penumpang diajak melihat penangkaran penyu kecil. Disana juga dijelaskan untuk tidak memegang beberapa penyu yang ditunjuk dengan alasan penyu tersebut menggigit.


Setelah melihat penyu, pengunjung diijinkan berfoto dengan ular, burung jalak, iguana, burung hantu. Tak perlu kuatir mas pemandunya bersedia mengambilkan fotonya kok. Disana ada juga musang, namun musang ini tidak bisa diajak berfoto karena galak. Oke jadi pengunjung nggak perlu foto sama musang yang galak ya, ketimbang digigit bisa berabe ujung-ujungnya.


Puas berfoto bersama beberapa satwa selanjutnya pengunjung diijinkan mengambil foto di sebuah foto booth berbetuk pigura instagram yang tentunya instagramable banget.


Foto dengan satwa sudah, foto di tempat instgramable beres, maka selanjutnya pengunjung dipersilahkan untuk mencuci tangan setelah heboh berfoto bersama ular tadi terutama. Setelah mencuci makan maka pengunjung bisa menikmati keindahan laut sejenak sembari menikmati makanan atau minuman yang ditawarkan disana. So tetep jangan lupa bawa duit cash ya, kali aja disana pengen nyobain segarnya air kelapa langsung dari buah kelapanya yang di budget dengan harga Rp. 30.000,-/buah ;)

Oh iya biaya menuju ke pulau penyu ini dikenakan Rp. 900.000,-/perahu boat dengan maksimal penumpang 10 orang. Namun saat itu karena keluarga Rafif berangkat rame-rame ber 15 (11 dewasa dan 4 anak-anak), demi keamanan maka rombongan disarankan menggunakan 2 perahu boat dengan biaya Rp. 700.000,-/perahu boat.

Biaya restribusi masuk sekitar Rp. 5.000,- per orang (dewasa).

Gimana? seru bukan ke pulau penyu bersama balita kita? Demi keamanan selama menyebrang jangan lupakan gunakan pelampung juga ya untuk balita kita (^,^)

1 komentar:

  1. Aaa... pengen banget bawa anak ke sana.
    Tapi liat harga boatnya mesti nabung dulu, hoho.

    BalasHapus