Sabtu, 06 Mei 2017

Berlibur di Taman Safari Prigen

Rafif-Duh sudah lama sepertinya keluarga Rafif nggak posting tentang acara liburannya ya. Jadi untuk kali ini, saya ingin bercerita tentang pengalaman keluarga Rafif mengunjungi Taman Safari Prigen atau yang biasa disebut dengan Taman Safari 2.

Tiket Gelang Taman Safari Prigen

Lo, memang mana saja Taman Safari 1 dan 3 nya?
Sesuai urutannya Taman Safari 1 yang lokasinya di Bogor.
Baca cerita kami di Taman Safari Bogor yang pernah saya ceritakan sekilas di Blog saya satunya dengan judul Serunya Berwisata di Kota Hujan Bogor

Sedangkan Taman Safari 3 yang lokasinya ada di Bali atau biasa disebut Bali Safari Marine Park.

Sebenarnya saya sudah pernah sekali mengunjungi taman safari prigen saat awal dibukanya tempat wisata tersebut. Dulu yang saya ingat taman safari ini standart saja, bahkan dulu saat pertama kali kesana bersama kedua orang tua, orang tua saya pernah berkomentar jika taman safari tersebut kurang menarik karena kita tidak bisa menemukan hewan-hewan berkeliaran di jalan tidak seperti taman safari bogor.

Sehingga sejak saat itu saya tidak pernah tertarik lagi untuk mengunjunginya. Lalu beberapa waktu lalu, tiba-tiba kami mendapat kesempatan mengunjungi taman safari prigen. Awalnya saya tidak seberapa antusias mempersiapkan segala sesuatu keperluan menuju taman safari. Tapi saat itu saya melihat kakak adi antusias saat diberi tahu oleh yayah Rafif kalau akan diajak melihat gajah, maka saya pun mengalah.

Ternyata sudah lama sekali memang saya tidak pernah kesana sehingga bahkan saya sudah lupa rutenya. Beruntung, saat itu sebenarnya memang acara kantor, maka kami menuju lokasi dengan menggunakan armada bus Big Bird (salah satu bis milik perusahaan blue bird grup), karena ternyata jalanan untuk menuju lokasi sedikit membuat hati nderedeg. Jalanannya naik turun. Bahkan bus didepan kami pun sempat tidak kuat saat jalanan menanjak, beruntung driver bus kami dengan cekatan langsung buru-buru mengamankan rute bus kami yang tepat berada dibelakang bus yang tidak kuat menanjak tadi.

Saran : Sebelum menuju lokasi sebaiknya pastikan kondisi kendaraan yang akan digunakan fit.

Sesampainya di lokasi bus sempat berhenti sejenak ditempat parkiran, agar koordinator acara yang tak lain dan tak bukan yayah Rafif bisa turun untuk membeli tiket masuk.

Sebenarnya disini disediakan fasilitas bus kecil yang bisa mengangkut penumpang yang tidak membawa kendaraan pribadi untuk masuk ke arena taman safari. Namun, mengingat saat itu hari libur dan sudah banyak wisatawan yang datang maka daripada harus antri kami memilih masuk ke lokasi taman safari menggunakan bus sendiri.

Ternyata sepanjang perjalanan didalam lokasi Taman Safari saya dibuat takjub, karena menurut saya kondisinya berbeda jauh dengan saat pertama kali saya kesana. Ada banyak satwa dilepas disana dan berkeliaran di jalan.


Bahkan saat berada di lokasi singa, kami melihat ada singa yang sedang beristirahat di tengah jalan. Anak-anak pun antusias melihat satwa liar berkeliaran di jalan.


Setelah puas melihat satwa liar berkeliaran, maka kami melanjutkan ke arena permainan dan show. Disini ada banyak arena permainan dan show, sehingga tak dipungkiri kami sedikit kebingungan membagi waktu.

Mengingat kakak adik lebih banyak memilih menghabiskan waktu di arena permainan, maka ada beberapa show yang kami lewatkan.

Untuk start awal kami melihat pertunjukkan gajah. Setelah melihat pertunjukkan gajah kami menyempatkan kakak adik mencoba menunggang kuda kecil. Awalnya saya kira si adik bakalan takut menunggang kuda. Diluar dugaan si adik justru tertarik untuk ikut menunggang kuda.
Setelah Show Gajah
Anak-anak Berkesempatan Memberi Makan Gajah

Menunggang Kuda Mini

Setelah puas menunggang kuda, kakak pun meminta untuk menaiki beberapa wahana permainan. Ada satu wahana permainan yang ingin kami coba tetapi tidak berhasil, lantaran ada syarat dan ketentuan berat maksimal 60 kg. Wah jujur kami langsung melipir menjauh, la wong keluarga kami termasuk gerombolan berat. hehe...

Kereta Api
Mengendarai Mobil
Kano

Setelah menaiki beberapa wahana kami melanjutkan untuk mencari makan siang sejenak disana. Lalu kami melanjutkan melihat pertunjukkan lumba-lumba. Kami sedikit tertinggal saat tiba di tempat pertunjukkan lumba-lumba.


Puas melihat pertunjukkan lumba-lumba kami menyempatkan untuk melaksanakan shalat dzuhur terlebih dahulu, kemudian melanjutkan lagi untuk melihat pertunjukkan burung.



Selesai melihat pertunjukkan burung, kami langsung menuju ke pertunjukkan berikutnya yaitu Journey To The Temple Of Terror. Pada pertunjukkan ini ada banyak efek-efek mengejutkan. Seru sih sebenarnya, tapi untuk kakak adik yang masih berusia balita ternyata membuat mereka takut. Sehingga sepanjang pertunjukkan mereka menangis minta keluar dari area pertunjukkan.

Journey To The Temple Of Terror
Dilarang Mengambil Gambar Selama Pertunjukkan

Setelah pertunjukkan Journey To The Temple Of Teror berakhir maka berakhir jugalah keseruan mengunjungi taman safari prigen.

Satu hal yang membuat kami sedikit kecewa adalah kesempatan berfoto dengan burung, karena ternyata niat kami berfoto ketika akan pulang saja, mengingat lokasi penjualan tiket untuk foto dan lokasi berfoto sedikit agak jauh. Sayangnya ketika show terakhir berakhir ternyata berbarengan dengan para petugas taman safari pulang. Sehingga tempat berfoto pun sudah tutup.

Noted : Lokasi tempat berfoto dengan satwa burung berbeda dengan lokasi pertunjukkan burung.

Meski demikian tak mengurangi rasa takjub dan kagum kami akan pertunjukkan-pertunjukkan yang di sajikan karena kemasan yang fresh.

Selesai Sudah Keseruan di Taman Safari Prigen
Saatnya Itung-Itungan Uang Tol, dan Kekurangan Biaya Lainnya 😁

2 komentar:

  1. Wah... seru banget tuh.
    Jadi pengen ke sana juga.
    Apalagi denger-denger di sana ada steak daging rusa yang katanya enak. :D

    BalasHapus
  2. Pengen banget ke sini.
    Terutama pengen steak rusanya sih. :D

    BalasHapus