Selasa, 03 Juli 2018

Estimasi Argo Taksi dari Bandara Soekarno Hatta ke Bekasi Tambun

Rafif-Beberapa waktu lalu kami harus menempuh perjalanan dari Balikpapan ke Bekasi Tambun. Otomatis rute transportasi utama yang kami pilih adalah rute perjalanan dengan pesawat. Demi kenyamanan saat itu kami pun memilih pesawat Garuda yang mendarat di terminal 3 Ultimate, Bandara Soekarno Hatta. Nah yang jadi pertanyaan adalah dari Bandara Soekarno Hatta ke Bekasi kita mau naik apa? Sebenarnya kalau mau, ada banyak pilihan transportasi sih, tapi karena berbagai faktor alasan jadi kami memilih menggunakan transportasi taksi yang ada di Bandara saja. Jadi berapa kira-kira budget yang harus kita keluarkan kalau mau naik taksi dari Bandara Soekarno Hatta ke Bekasi Tambun?


"Mahal pastinya!" Begitu kata beberapa teman yang kami tanya di sebuah forum obrolan komunitas whatsapp.

Mahalnya berapa kira-kira? Biar kami punya estimasi kan ...

Waktu itu tidak ada jawaban pasti, karena beberapa teman di antara menjawab kalau dari Bandara Soetta ke daerah mana saja sudah dua ratus ribu rupiah, jadi kalau ke Bekasi Tambun ya pasti lebih mahal! Itu belum tolnya lho ya ...

Duh iya mahalnya seberapa???

Ya mahalllll ... Naik bus aja lho, atau naik mobil sewaan saja, endebra-endebra masih banyak masukan lainnya.

Sampai akhirnya ada teman japri, "Sudah kamu bawa duit sejuta saja, insya Allah masih kembali kok."

Errrrrr sejuta??? 😂😂😂
Agak keder sebenarnya sih ya. Tapi ya ada benernya sarannya, apalagi menurut info arah ke Bekasi Tambun kalau dari Soekarno Hatta itu termasuk macet di jam pulang kantor. Kebetulan jadwal pesawat kami tiba saat itu pukul setengah 7 malam, yang menurut beberapa teman itu masuk kategori jam pulang kantor.

Ya sudahlah Bismillah ...

Oh iya kenapa nggak naik bus atau kereta saja sih???

Nah ini juga sempat jadi pertimbangan, apalagi suami sempat kasih saya video tentang kereta baru dari Bandara Soekarno Hatta ke Bekasi. Tapi sayangnya kami nggak nemu info jadwal keberangkatan dan harga tiketnya, juga belum nemu gambaran detail nyari di mana tiketnya kalau di bandara.

Ini info kereta bandara dari Bandara ke Bekasi yang didapat suami dari viral di grup komunitas whatsappnya

Kami juga sempat mempertimbangkan mau naik bus damri saja, tapi kami batalkan ...

Dengan alasan, ini yang dibawa selain 2 balita aktif plus 3 koper, juga ada ibu hamil muda. Jadi mau nggak mau ya sudah sih kami sekeluarga cari amannya saja naik taksi. Nggak kuatir perut bumil kesenggol-senggol kegencet, nggak perlu bingung naik turun loncat oper-oper transportasi lagi.

Oh iya sebenarnya sesuai saran teman-teman kami sempat mencoba mencari taksi online melalui salah satu aplikasi taksi online. Sayangnya hasilnya nihil, karena sistemnya selalu sibuk.

Baiklah jadi sekeluarnya dari bandara kami pandangan kami langsung tertuju pada Taksi Blue Bird yang antri panjang di sana. Oh iya tapi kita jangan langsung naik ya. Kita harus ambil nomer antrian dulu. Iya karena ternyata taksi Blue Bird yang antri panjang berderet itu sudah ada nomer antriannya.

Untuk ambil nomer antrian, sudah ada mesin antrian otomatis kok di tengah-tengah ...
Mesin Untuk Mengambil Tiket Antrian Taksi
(Sumber : Doc. Pribadi)

Agak ngilu pas tahu jumlah giliran kami dapat taksi masih 130 an lagi. Bwakakakak ... Tapi kata suami ya sudah dicoba saja nunggu. Alhamdulillah nggak pakai lama sih, karena armada taksinya banyak, dan selalu datang berapa detik sekali. Jadi antrian armada taksinya nggak pernah kosong sama sekali.

Setelah giliran nomer kami di panggil, kami pun buru-buru naik taksi. Sesuai saran beberapa teman kami menyiapkan e-money untuk biaya tolnya. Biar nggak ribet dan memudahkan driver taksinya juga sih.

Kayaknya Meski Antrinya Sampai Ratusan Taksi Blue Bird ini Tetap Jadi Favorit. Buktinya Antriannya Tetap Bertahan di Angka Ratusan 😅
(Sumber : Doc. Pribadi)

Alhamdulillah perjalanan saat itu termasuk lancar. Sempat merambat di beberapa titik hanya karena memang ada pembangunan di beberapa titik jalan yang kami lewati. Bersyukur kami dapat driver yang baik hati, di mana dia punya inisiatif membaca peta menggunakan google map sejak awal. Nah jadi, si driver bisa inisiatif buat cari jalan yang nggak terlalu macet. Tau sendiri kan kalau macet gambar jalanannya merah semua.

Ya kali kita saja kalau nyetir sendiri kena macet gitu kan bisa stres banget. 😅

Oke akhirnya karena si driver lihat rute awal yang akan dilalui merah semua, akhirnya dia menawarkan opsi lewat Bekasi Timur. Kami sih nurut saja, yang Alhamdulillah memang jalanannya benar-benar lancar bangettttttt. 😍

So far sampai akhirnya tiba di hotel @hom Tambun Bekasi tempat kami akan menginap, total argo taksi yang harus kami bayar sekitar dua ratus enam puluh ribu sekian, yang akhirnya kami bulatkan menjadi Rp. 270.000,-

Oh iya itu pun kami masih sempat request mampir sebentar di salah satu supermarket yang kami lewati sebelum tiba di hotel untuk sekedar cari camilan dan air minetal.

Untuk biaya tol yang kami keluarkan, yang jelas tidak sampai menghbiskan isi kartu e-money yang sudah ada saldo sekitar Rp. 54.000,-. Hehe ...

Jadi untuk hal ini mahal atau nggak itu bisa dibilang relatif.

So far dengan budget segitu mengingat beberapa faktor alasan sebagai pertimbangan, seperti bawaan koper segambreng, bawa ibu hamil muda, yang dilengkapi dengan personel satu bapak dan dua balita, menurut kami budget taksi Rp. 270.000,- belum termasuk tol, bisa dibilang masih okelah ya. Soalnya kalau mau naik bus atau kereta pun seandainya kami memilih duduk sendiri-sendiri dengan alasan kenyamanan, budget yang kami keluarkan bisa dibilang hampir sama saja, kan totalnya berarti dikali 4 karcis juga. Hehe ...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar